PPG Calon Guru 2026

Selamat Datang di
E-Portofolio Saya.

"Menjadi guru bukan sekadar profesi, melainkan panggilan jiwa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Saya berkomitmen untuk terus belajar, berinovasi, dan menginspirasi murid dalam dunia teknologi informasi."

Raferly Cahya Darna

Raferly Cahya Darna

Guru Informatika | Berasal dari Lampung

Mari Berjejaring & Berkolaborasi

Hubungi atau temukan saya melalui platform jejaring profesional dan media sosial di bawah ini. Mari saling berbagi inspirasi demi masa depan pendidikan Indonesia.

Latar Belakang Saya

Perkenalkan, nama saya Raferly Cahya Darna. Saya merupakan seorang lulusan sarjana program studi Sistem Informasi yang memiliki panggilan jiwa dan tekad kuat untuk mengabdikan diri di dunia pendidikan sebagai seorang guru.

Motivasi utama saya dalam menekuni profesi mulia ini adalah keinginan luhur untuk menyalurkan, menyebarluaskan, serta mengamalkan ilmu pengetahuan teknologi yang saya miliki agar senantiasa mendatangkan manfaat nyata bagi orang lain. Meskipun dasar akademis saya berasal dari rumpun keilmuan teknologi murni (non-kependidikan), hal tersebut justru memicu semangat saya untuk tiada henti belajar dan beradaptasi.

Melalui perjalanan program PPG ini, saya banyak bersentuhan dengan khazanah baru yang tidak pernah saya dapatkan selama perkuliahan S1 dahulu, khususnya pemahaman mendalam tentang teori pedagogi, manajemen sekolah, serta seni merancang iklim belajar yang bermakna bagi murid.

"Semua orang menjadi guru, semua rumah menjadi sekolah. Janganlah lelah belajar, sebab mendidik adalah seni menuntun kodrat anak agar selamat dan bahagia."

— Ki Hajar Dewantara

Keahlian

Web Developer

Membangun dan mengembangkan website yang responsif dan modern menggunakan HTML, CSS, JavaScript, and framework modern.

IT Support & Jaringan

Memiliki pemahaman mendalam tentang instalasi, perangkat keras dan lunak, troubleshooting, serta konfigurasi jaringan komputer.

Pedagogi & TPACK

Mengintegrasikan teknologi, pedagogi, dan konten secara efektif untuk menciptakan pembelajaran inovatif dan relevan.

Keunikan Daerah Asal: Tanggamus, Lampung

Sebuah kabupaten elok di Provinsi Lampung yang dianugerahi keindahan alam vulkanis, kekayaan agraris, serta keteguhan adat budaya.

Gunung Tanggamus
Pemandangan Alam

Gunung Tanggamus

Berdiri kokoh dengan lanskap yang megah, puncak Gunung Tanggamus menawarkan lukisan panorama alam yang sangat magis, memanjakan sejauh mata memandang khususnya di kala kabut fajar terbit maupun selimut senja merona.

Kopi Robusta Tanggamus
Hasil Bumi

Kopi Robusta Tanggamus

Kesuburan tanah vulkanis di kaki jalur pegunungan Bukit Barisan menjadikan Tanggamus sebagai salah satu surga produsen biji kopi robusta terbesar dengan cita rasa khas yang mendunia and berkualitas tinggi di Lampung.

Tradisi Budaya Sai Batin
Adat Budaya

Tradisi Adat Sai Batin

Masyarakat pesisir Tanggamus yang memegang teguh identitas Sai Batin terus merawat serta melestarikan warisan leluhur secara turun-temurun melalui pagelaran upacara adat, pakaian kebesaran, and tata krama kesantunan.

Empat Model Kompetensi Guru

Kompetensi yang harus dimiliki guru mencakup empat aspek utama yang saling terintegrasi dalam mendukung proses pembelajaran yang bermakna.

Kompetensi Pedagogik

Kemampuan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang efektif sesuai karakteristik murid.

Kompetensi Kepribadian

Memiliki kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa serta menjadi teladan bagi siswa.

Kompetensi Sosial

Mampu berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dengan siswa, sesama pendidik, orang tua, dan lingkungan masyarakat.

Kompetensi Profesional

Menguasai materi pembelajaran secara luas and mendalam serta terus meningkatkan kualitas diri secara berkelanjutan.

Karakter Guru Profesional

Nilai-nilai karakter yang menjadi landasan dalam setiap langkah sebagai pendidik profesional.

Pengabdian, Jujur & Dedikasi

Mengabdi dengan sepenuh hati, menjunjung tinggi kejujuran, dan memiliki dedikasi dalam mendidik.

Inovatif & Adaptif Teknologi

Terus berinovasi dalam pembelajaran and adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.

Kolaboratif & Komunikatif

Mampu bekerja sama, terbuka terhadap masukan, dan berkomunikasi secara efektif dengan semua pihak.

Berpusat pada Siswa

Menempatkan kebutuhan dan perkembangan siswa sebagai prioritas utama dalam setiap keputusan.

Jejak Pendidikan & Pengalaman

S1 Pendidikan Akademis

S1 Sistem Informasi

Universitas Teknokrat Indonesia

Mempelajari arsitektur perangkat lunak, pemrograman, analisis basis data, dan struktur sistem informasi yang berdaya guna tinggi.

2026

PPG Prajabatan | Calon Guru

Universitas Negeri Yogyakarta

Membentuk fondasi kompetensi pedagogik, merancang pembelajaran interaktif, serta menelaah psikologi kognitif murid secara utuh.

2026

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)

SMK Negeri 2 Yogyakarta

Mengaplikasikan rancangan modul pembelajaran informatika di kelas X DPIB, mengelola dinamika kelas, serta berkolaborasi dengan guru pamong kompeten.

Dosen Pembimbing Lapangan

Dr. Ir. Satriyo Agung Dewanto, S.T., S.Pd.T., M.Pd., IPM., ASEAN Eng.

Universitas Negeri Yogyakarta

Guru Pamong

Lili Kartikawati, M. Kom.

SMK Negeri 2 Yogyakarta

Artefak PPL I Terbimbing

Portofolio administrasi pembelajaran, perangkat ajar, instrumen evaluasi, rekapitulasi performa siswa, serta penilaian kinerja mengajar selama siklus PPL.

Modul Ajar (RPP)

1 Sistem Komputer (Siklus 1)

Modul Ajar Informatika
Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran pada RPP ini berfokus pada pemahaman sistem komputer, komponen utama komputer (hardware, software, brainware), fungsi komputer, serta siklus kerja komputer (input-process-output-storage). Tujuan tersebut sudah sesuai dengan capaian pembelajaran dasar informatika karena membantu murid memahami fondasi teknologi komputer sebelum mempelajari materi yang lebih kompleks.

Teori & Konsep Pedagogi
  • Direct Instruction
  • Refleksi Konsep

Pendekatan pedagogi yang diterapkan bersifat kontekstual and student centered. Guru menggunakan apersepsi melalui pengalaman penggunaan HP dan komputer sehari-hari sehingga murid lebih mudah menghubungkan konsep dengan pengalaman nyata. Pembelajaran juga mengandung unsur meaningful learning karena murid tidak hanya menerima materi, tetapi diajak memahami bagaimana komputer bekerja dalam aktivitas sehari-hari.

Faktor Keberhasilan
  • Materi sangat dekat dengan aktivitas murid sehari-hari.
  • Guru menggunakan pertanyaan reflektif yang meningkatkan rasa ingin tahu murid.
  • Pembelajaran berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab.
  • Penggunaan contoh nyata membantu murid memahami siklus kerja komputer.
  • Lingkungan laboratorium komputer mendukung pembelajaran lebih efektif.
Perubahan & Penyesuaian
  • Menambahkan media visual seperti diagram IPO (Input-Process-Output) agar konsep lebih mudah dipahami.
  • Mengurangi dominasi ceramah dan memperbanyak praktik identifikasi perangkat komputer.
  • Memberikan aktivitas demonstrasi langsung untuk murid yang memiliki gaya belajar kinestetik.
  • Guru perlu memberikan pendampingan lebih intens kepada murid yang masih kesulitan memahami istilah teknis.

2 Profesi Bidang Informatika (Siklus 2)

Modul Ajar Informatika
Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran pada RPP ini menekankan kemampuan murid dalam:

  • mengenal profesi informatika,
  • memahami keterampilan yang dibutuhkan,
  • mengaitkan profesi informatika dengan bidang DPIB,
  • serta menganalisis kebutuhan profesi informatika dalam dunia konstruksi modern.

Tujuan ini sangat relevan dengan pembelajaran vokasional SMK karena membantu murid memahami hubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

Teori & Konsep Pedagogi

Pendekatan yang digunakan:

  • Direct Instruction
  • Problem Based Learning (PBL)
  • Refleksi Konsep

Konsep pedagogi utama yang terlihat adalah pembelajaran kontekstual dan pembelajaran berbasis masalah. murid diberikan studi kasus pembangunan smart building sehingga mereka dapat menganalisis kebutuhan profesi informatika secara nyata.

Selain itu, pembelajaran juga mengembangkan keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah.

Faktor Keberhasilan
  • Materi dikaitkan langsung dengan jurusan DPIB sehingga lebih relevan bagi murid.
  • Penggunaan studi kasus nyata meningkatkan motivasi belajar.
  • Aktivitas presentasi membantu meningkatkan kemampuan komunikasi murid.
  • LKPD berbasis analisis mendorong kemampuan berpikir kritis.
  • Guru aktif membimbing dan memberikan pertanyaan pengarah selama penyelidikan.
Perubahan & Penyesuaian
  • Guru perlu memberikan contoh profesi informatika yang lebih dekat dengan dunia kerja lokal atau industri sekitar.
  • Beberapa murid perlu dibimbing saat menghubungkan profesi informatika dengan DPIB.
  • Aktivitas presentasi dapat dibuat lebih variatif agar seluruh murid aktif.
  • Pembelajaran dapat dikembangkan dengan menghadirkan video atau wawancara profesi informatika agar lebih nyata dan inovatif.

3 Jaringan Komputer dan Internet (Siklus 3)

Modul Ajar Informatika
Tujuan Pembelajaran

Pada RPP ini, tujuan pembelajaran difokuskan pada pemahaman konsep dasar jaringan komputer dan internet, mulai dari pengertian, jenis jaringan (LAN, MAN, WAN), perangkat jaringan, hingga manfaat jaringan dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan tersebut sudah disusun secara bertahap dari kemampuan memahami konsep hingga kemampuan menganalisis fungsi perangkat jaringan. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya menekankan hafalan konsep, tetapi juga kemampuan berpikir logis dan penerapan dalam kehidupan nyata.

Teori & Konsep Pedagogi

Pembelajaran menggunakan pendekatan:

  • Direct Instruction
  • Problem Based Learning (PBL)
  • Refleksi konsep

Konsep pedagogi yang digunakan sudah sesuai dengan karakteristik murid yang aktif and lebih mudah memahami materi melalui praktik kontekstual. Pendekatan PBL terlihat ketika murid diminta menganalisis kebutuhan perangkat jaringan pada kasus laboratorium sekolah.

Faktor Keberhasilan

Beberapa faktor yang mendukung keberhasilan pembelajaran:

  • Materi dekat dengan kehidupan sehari-hari murid sehingga mudah dipahami.
  • Penggunaan LKPD berbasis studi kasus membantu meningkatkan kemampuan analisis.
  • Pemanfaatan media digital seperti Google Form, Google Drive, dan AI membantu pembelajaran lebih interaktif.
  • Guru menggunakan pertanyaan pemantik sehingga murid lebih aktif berdiskusi.
  • Rubrik penilaian sudah cukup rinci sehingga mempermudah pengukuran capaian murid.
Perubahan & Penyesuaian

Dalam pelaksanaan pembelajaran, diperlukan beberapa penyesuaian, seperti:

  • Guru perlu memberikan contoh visual atau simulasi jaringan agar murid lebih mudah memahami konsep abstrak.
  • Beberapa murid yang pasif perlu didorong melalui diskusi kelompok kecil.
  • Penggunaan AI perlu diarahkan agar murid tetap memahami konsep, bukan sekadar menyalin jawaban.
  • Pembelajaran dapat dikembangkan menjadi praktik sederhana membuat topologi jaringan agar lebih aplikatif.

Asesmen Diagnostik

Asesmen 1

Sistem Komputer

Asesmen 2

Profesi TI

Asesmen 3

Jaringan Komp.

Lembar Kerja Murid (LKPD)

Dokumen Kumpulan Lembar Kerja Siswa

Progres Pantauan Nilai Murid

Rekapitulasi Penilaian & Progres Belajar

Penilaian Guru Pamong

Mahasiswa perlu menambahkan penilaian dari guru pamong terkait dengan rancangan pembelajaran yang telah disusun dan praktik mengajar yang dilakukan selama 3 siklus.

Lampiran 7

Perangkat Pembelajaran
Penilaian Penyusunan Perangkat

Instrumen penilaian yang diberikan oleh Guru Pamong terhadap kualitas RPP/Modul Ajar, asesmen, dan LKPD yang telah disusun sebelum pelaksanaan praktik.

Buka Google Drive

Lampiran 8

Praktik Mengajar
Penilaian Praktik Mengajar

Instrumen evaluasi kinerja dan observasi langsung oleh Guru Pamong saat mahasiswa melaksanakan kegiatan belajar mengajar di dalam kelas selama 3 siklus berturut-turut.

Buka Google Drive

Refleksi & Rencana Tindak Lanjut

Evaluasi kritis terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan guna merancang inovasi dan perbaikan di masa mendatang.

Refleksi Akhir PPL Terbimbing

Pengalaman Berharga

Selama mengikuti PPL Terbimbing di SMK Negeri 2 Yogyakarta, saya memperoleh banyak pengalaman berharga mengenai peran guru profesional, mulai dari tahap orientasi, observasi, asistensi, hingga praktik terbimbing. Saya belajar memahami manajemen sekolah, budaya kerja vokasi, karakteristik siswa, serta pentingnya menyelaraskan rancangan pembelajaran mulai dari tujuan, asesmen, hingga kebutuhan murid di kelas.

Tantangan & Solusi

Tantangan utama yang dihadapi adalah adanya murid yang kurang aktif, kurang percaya diri berpendapat, serta keterbatasan sarana praktik yang belum sepenuhnya optimal. Saya berupaya mengatasi hal ini dengan menerapkan pertanyaan pemantik yang merangsang keaktifan, menyelenggarakan diskusi kelompok kolaboratif, memberikan pendampingan personal, serta memanfaatkan perangkat yang tersedia seefektif mungkin.

Umpan Balik & Perbaikan

Melalui refleksi bersama DPL and Guru Pamong, saya mendapatkan masukan penting untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional saya. Beberapa rekomendasi utama meliputi penyusunan tujuan pembelajaran terukur dengan pendekatan ABCD, jaminan keselarasan materi-asesmen, pembuatan rubrik penilaian yang lebih detail, serta penerapan metode *deep learning* untuk mengasah berpikir kritis siswa.

Rencana Tindak Lanjut

Inovasi Pembelajaran Informatika

Sesuai dengan hasil evaluasi pada Lembar Kerja PPL, saya menemukan bahwa pembelajaran teori semata kurang efektif. Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk melakukan perubahan metode pembelajaran menjadi lebih kreatif dan inovatif agar murid lebih aktif.

Selain itu, mengintegrasikan kegiatan kuis atau games interaktif sangat penting untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi murid. Dengan pendekatan ini, kelas Informatika di SMKN 2 Yogyakarta menjadi tempat yang menyenangkan dan mendorong pemahaman mendalam.

Dokumentasi Kegiatan

Galeri dokumentasi perjalanan dan aktivitas praktik mengajar terbimbing (PPL) di SMKN 2 Yogyakarta.

Penerjunan Mahasiswa PPL
Penerjunan

Penerjunan Mahasiswa PPL

Proses penerimaan dan penyambutan mahasiswa PPG oleh manajemen sekolah SMKN 2 Yogyakarta sebagai tanda dimulainya program praktik kerja lapangan.

Penerjunan Mahasiswa PPL
Penerjunan

Penerjunan Mahasiswa PPL

Proses penerimaan dan penyambutan mahasiswa PPG oleh manajemen sekolah SMKN 2 Yogyakarta sebagai tanda dimulainya program praktik kerja lapangan.

Penerjunan Mahasiswa PPL
Penerjunan

Penerjunan Mahasiswa PPL

Proses penerimaan dan penyambutan mahasiswa PPG oleh manajemen sekolah SMKN 2 Yogyakarta sebagai tanda dimulainya program praktik kerja lapangan.